Kami bersyukur kepada Tuhan Yesus, kami di pertemukan satu sama lain. Kami bertemu di acara yang diadakan oleh gereja kami untuk pertama kalinya. Tanpa ekspektasi kami mengikuti acara tersebut, tetapi keluarga Rohani kami banyak yang mendukung dan mendoakan kami. Saat itu pun kami berkenalan dengan banyak orang secara bergiliran, tetapi belum ada yang membuat kami tertarik.
Disaat giliran kami berdua, Ketika Eric mendengar biografi Melisa, Eric merasa dia benar-benar seseorang yang luar biasa.
Tetapi berbeda di pikiran Melisa, secara pribadi agak kurang bisa hafal dengan wajah Eric. Tetapi disaat yang sama juga, Melisa merasa Eric itu lucu karena dia energic sekali seperti anak kecil.
Dan itu pembicaraan singkat yang menyenangkan buat kami dan tanpa sadar juga pembicaraan ini berlanjut Ketika Melisa bilang ‘’Nanti lanjut di wa ya ko’’, Eric akhirnya memberanikan diri untuk melakukan perbincangan di WA dan berlanjut hingga sekarang.
Waktu yang kami lewati sangat cepat sekali dan kami merasa nyaman antara satu dengan lainnya, dan akhirnya Eric memberanikan diri untuk mengajak Melisa untuk berpacaran. Dan disaat Eric melangkah untuk menjadikan Melisa sebagai pacar, disaat itu juga kami menanamkan komitmen untuk menjalani hubungan ini dengan tujuan sebuah pernikahan dan menjalani hidup bersama kedepannya.
Disaat itu juga Melisa agak shock dengan ajakan Eric untuk berpacaran karena mengingat waktu kami yang sangat singkat, tapi Melisa merasa nyaman dengan Eric sehingga Melisa juga menerima Eric. Seiring kami berjalan bersama, kami saling belajar mengenai satu sama lain dan belajar untuk mengasihi satu sama lain.
Sampai suatu ketika “He Propose Her”, and “She said Yes” dan semua berjalan sampai sekarang ini. Kami menantikan cerita yang lebih membahagiakan lagi di masa depan bersama. And we will always be grateful to our Great Author because of His great love He has for us, He united us.
Dimohon untuk mengisi konfirmasi kehadiran di bawah ini.