Andre & Suwar
07 . 02 . 2026
"Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.”
(Matius 19:6)
Putra kedua dari :
Bapak Ir. Marsius Tarigan &
Ibu Meiestina Br Depari
Putri pertama dari :
Bapak Daliziduhu Zalukhu &
Ibu Nurkhayatun
Sabtu, 07 Februari 2026
Pukul 08.00 WIB
BERTEMPAT DI :
Gedung Serbaguna Depok Jaya
Jl. Bangau Raya No.192-174, Depok Jaya, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16432
Sabtu, 07 Februari 2026
Pukul 11.00 - 14.00 WIB
BERTEMPAT DI :
Gedung Serbaguna Depok Jaya
Jl. Bangau Raya No.192-174, Depok Jaya, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16432
Awal Pertemuan Kami
Pertengahan tahun 2019 menjadi awal mula kisah ini. Saat itu, kami dipertemukan sebagai rekan kerja dari dua perusahaan yang berbeda. Interaksi yang terjalin pun masih sebatas urusan profesional—berkomunikasi seperlunya, bertemu hanya untuk membahas pekerjaan, tanpa pernah menyangka bahwa pertemuan singkat itu kelak memiliki arti yang jauh lebih besar.
Menjalin hubungan
Waktu berlalu, hingga pada tahun 2020 takdir kembali mempertemukan kami. Dari pertemuan yang awalnya biasa, perlahan tumbuh rasa yang berbeda. Kami mulai saling mengenal lebih dekat dan menyadari adanya ketertarikan satu sama lain. Menariknya, perjalanan ini juga mendapat dorongan dari rekan kerja yang lebih dewasa—yang kami anggap sebagai orang tua di kantor—yang dengan tulus membantu kami semakin dekat dan mendoakan kami.
Sejak saat itu, komunikasi yang terjalin tidak lagi sekadar tentang pekerjaan. Pembicaraan kami mulai mengarah pada hal-hal yang lebih serius, tentang masa depan, harapan, dan impian. Dari situlah kami belajar bahwa pertemuan yang sederhana, bila disertai niat baik dan waktu yang tepat, dapat membawa dua hati menuju satu tujuan membangun kehidupan bersama dalam ikatan.
LAMARAN
Dengan penuh keberanian, kami memutuskan melangkah ke jenjang yang lebih serius, meski jalan yang kami tempuh tidak selalu mulus. Pada Februari 2024, pertemuan keluarga sempat dilakukan, namun belum menemukan titik tengah. Saat itu, rasa sedih dan kecewa sempat menghampiri, tetapi kami percaya hidup harus tetap berjalan.
Kami memilih untuk bangkit, saling menguatkan, dan kembali merencanakan masa depan. Di akhir tahun 2025, kami menyusun rencana pertemuan kembali hingga akhirnya sampai pada proses lamaran. Saat persiapan pernikahan dimulai dan kami sibuk mencari gedung, sempat muncul rasa sedih karena tanggal yang kami impikan ternyata sudah terisi. Namun beberapa hari kemudian, Tuhan menunjukkan jalan-Nya—kami mendapat kabar bahwa gedung tersebut bisa kami gunakan karena pihak sebelumnya mengubah tanggal acara.
Setelah itu, kami mengonfirmasi jadwal dengan pendeta. Ternyata, tanggal yang kami inginkan masih berada dalam status abu-abu karena adanya jadwal kegiatan Ibadah dari pendeta. Sekali lagi kami belajar berserah. Puji Tuhan, ibadah tersebut dimajukan lebih awal sehingga tanggal pernikahan kami pun dapat dipastikan.
Dari setiap proses yang kami lewati, kami semakin yakin bahwa Tuhan yang bekerja. Segala sesuatu indah pada waktu-Nya. Tuhan mengikat kami di waktu yang tepat, dengan cara-Nya yang ajaib.
Live Streaming
Kami juga berencana untuk mempublikasikan acara akad kami secara virtual melalui live yang bisa anda ikuti melalui link berikut:
Dimohon untuk mengisi konfirmasi kehadiran di bawah ini.
Doa restu Anda merupakan karunia yang sangat berarti bagi kami. Namun jika memberi adalah ungkapan tanda kasih Anda, Anda dapat memberi kado secara cashless.